HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Tingkatkan Kompetensi Pendidikan dan SDM

14 September 2018
PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang Peduli Pendidikan menyerahkan bantuan beasiswa tingkat perguruan tinggi, SMA dan SMP. Selain itu, juga diberikan bantuan vokasi SMK dan pelatihan operator alat berat untuk masyarakat ring I.

Direktur SDM & Umum Bob Indiarto menyerahkan bantuan pendidikan berupa beasiswa dan perangkat komputer. Sekaligus membuka pelatihan bagi para peserta.

Menurut Bob, program pendidikan dan pelatihan yang diberikan perusahaan melalui Departemen PKBL tersebut dibagi menjadi tiga. Pertama berupa program beasiswa masyarakat sebesar Rp 146.050.000,00. Diberikan kepada 71 siswa baik dari tingkat perguruan tinggi, SMA, dan SMP. “Penerimanya berasal dari lingkungan perusahaan,” ujar Bob di Gedung Pusdiklat Auditorium Musi Pusri, Kamis (13/9).

Kedua, program pengembangan SMK Berbasis Kompetensi sebesar Rp 354.622.940,00. Program ini merupakan kerja sama Pusri dengan Kementrian Perindustrian. Bertujuan mengembangkan SMK berbasis kompetensi khususnya SMK di wilayah Sumbagsel. Link and Match SMK dengan Industri mengikutsertakan 8 SMK di Kota Palembang.

Ketiga, Program Pelatihan AlatAlat Berat sebesar Rp 116.425.000,00. Pusri menggandeng Khawatama Training Center memberikan Loka Latih Keterampilan (Lolapil). Sebanyak 16 peserta rentang usia 18-39 tahun mendapatkan pelatihan dan kesempatan magang selama 6 bulan di lingkungan kerja Pusri.

“Diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidikan dan SDM serta soft and hard competency masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan,” tukas Bob yang didampingi Manager PKBL Pusri, Heri Suharsono.

Kepala bidang SMK Dinas Pendidikan Sumsel, Erlina mengatakan kontribusi PT Pusri luar biasa dalam memajukan pendidikan di Sumsel. Sumsel punya 300 SMK negeri dan swasta dari teknik, kesehatan, pariwisata dan pertanian. Ada 25 SMK pertanian, dan erat kaitannya dengan pupuk. “Kami sangat mengharapkan lewat program tenaga pendamping Pusri bisa ikut memfasilitasi agar jurusan pertanian di Sumsel bisa ikut terangkat,” ujarnya. (cj14/lia/ce2)