HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Target Tender Selesai Oktober

05 September 2012 Jakarta - Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang Ir Mustofa yang baru dilantik kemarin (4/9) di Jakarta menargetkan pembangunan pabrik pupuk Pusri IIB berjalan hingga akhir 2012.

"Saat ini tender sudah dimulai dan tengah dalam tahap evaluasi. Mudah-mudahan oktober evaluasi sudah selesai, diharapkan November sudah mulai jalan (Pembangunannya)," Ujarnya di kantor Pusri, Jakarta.

Untuk pengerjaannya pabrik IIB memakan waktu 33 bulan meski dipercepat, kata Mustofa, hanya bisa diselesaiakan dalam 32 bulan. "Itu (32 Bulan) paling maksimum percepatannya. Tetapi bagi saya bukan cepatnya yang diharapkan, namun kualitas pengerjaannya yang diutamakan meski memakan waktu," lanjutnya.

Jika rampung, pabrik IIB akan menambah pasokan pupuk nasional hingga 2017 sebesar 2,8 juta ton per tahun dari jumlah total sebesar 7 ton per tahun. Kapasitas produksi pabrik 2B itu amoniak sebanyak 2.000 ton per hari dan urea sebesar 2.750 ton per hari.

Sementara Direktur PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), Arifin Tasrif mengutarakan sejauh ini ada tiga negara yang telah mengajukan proposal membangun Pabrik IIB. Diantaranya Jepang, Cina, dan Korea. "Ketiganya menggandeng kerjasama dengan perusahaan lokal. Dari ketiganya juga hanya satu investor yang akan diumumkan sebagai pemenang tender akhir tahun mendatang," tandasnya.

Mengenai lokasi pembangunan pabrik, Arifin menyebut lokasi masih berada di Komplek Pusri Palembang atau bersebelahan dengan pabrik pupuk yang ada saat ini. "Existing, masih di tempat yang lama. Kalau di Tanjung Api-Api belum siap infrastrukturnya," lanjut Arif.

Untuk nilai investasi pabrik Pusri IIB berikut program konversi bahan bakar gas, Arif menyebut anggaran senilai US$ 5,6 miliar. "Kita target pabrik baru tersebut akan memenuhi pasokan pupuk nasional hingga 2017 mendatang," tukasnya. (ran/ cel)