HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Jamin Persediaan Pupuk

11 Pebruari 2008 Direktur Produksi PT Pusri Palembang Indra Jaya mengatakan, pihak PT Pusri memiliki stok pupuk urea sekitar 70.000 ton, sehingga tidak akan terjadi kelangkaan pupuk pada tahun ini.

Dia menegaskan, pihaknya berani menjamin tidak akan terjadi kekurangan pupuk urea di tingkat petani. ?Saya yakin dengan persediaan 70.000 ton,kebutuhan pupuk kita lebih dari cukup,?tegasnya.

Dia menjelaskan, kebutuhan pupuk urea Sumsel setiap tahun sekitar 165.000 ton dengan rincian 35.000 ton untuk perkebunan dan tanaman nonpangan. Sedangkan, 135.000 ton untuk tanaman pangan yang tersebar di seluruh daerah dalam Provinsi Sumsel.

?Untuk rincian per daerah,kita kurang dapat pastikan jumlahnya, tapi dibagikan sesuai tingkat kebutuhan,? terang dia. Indra menegaskan, Pusri tidak memproduksi pupuk jenis lain kecuali urea karena pihaknya fokus dengan produksi yang dihasilkan.Bahkan dia menuturkan, beberapa anak perusahaan Pusri menjadi agen pupuk KCL dan SP-36 untuk menunjang kebutuhan pupuk para petani di setiap daerah.

?Kalau pupuk lain kita tidak bisa jamin terjadi atau tidaknya kelangkaan,? tegasnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada tahun ini tidak akan terjadi kenaikan harga pada pupuk urea.Pasalnya, dia mengungkapkan tidak terjadi kenaikan bahan baku yang membuat harga tidak normal di pasaran.

?Harga lokal tetap pada angka Rp1.200 per kilogramnya, sedangkan ekspor 400 dolar per tonnya,?terangnya. Sementara itu,Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Palembang A Fanani Yahya mengatakan, menjaga kondisi urea di Sumsel serta Kota Palembang, sudah menjadi kewajiban PT Pusri.

?Pusri seharusnya memiliki program yang baik dan menyentuh kepentingan para petani. Karena tanpa adanya pupuk, maka produksi yang dihasilkan tidak akan maksimal,?terangnya.

Dia menegaskan,pemerintah melalui dinas terkait harus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja PT Pusri. Selain itu, melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan untuk memberikan dampak positif terhadap perkembangan perusahaan. ?Hanya dengan pengawasan yang optimal, maka dapat menghindari kelangkaan pupukdiSumsel,?pungkasdia.