HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Anggarkan Rp.8,7 M khusus CSR

11 September 2014

Gelar Berobat Gratis

PALEMBANG –
PT. Pupuk Sriwidjaja (Pusri) anggarkan dana Rp.8,7 miliar khusus untuk kegiatan corporate social responsibility (CSR) di tahun 2014. Dana tersebut digunakan untuk berbagai aspek, mulai dari lingkungan hidup, pembangunan sarana umum dan ibadah hingga pendidikan.

 

Direktur SDM dan Umum PT. Pusri Palembang, M Romli mengatakan, dana RP.8,7 miliar tersebut salah satunya digunakan untuk bidang pendidikan, dimana sejak sepuluh tahun lalu memberikan beasiswa diberbagai jenjang pendidikan. “Bantuan pendidikan tersebut sekarang juga sudah diperluas khusus anak petani dimana ada sekitar 50-60 orang anak yang mendapatkannya setiap tahun,” ujarnya disela kegiatan pengobatan gratis PT. Pusri Palembang di 1 Ilir, kemarin.

 

Beasiswa sendiri diberikan langsung kepada penerimanya, namun memang untuk mekanisme seleksinya bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan juga lembaga pendidikan tempatnya bernaung. “Jadi sekarang bantuan yang diberikan PT. Pusri tidak lagi bantuan langsung, melainkan bantuan yang bersifat stimulus, sehingga bisa merangsang masyarakat untuk bersama-sama membangun perekonomian yang lebih baik.” terangnya.

 

Terkait pengobatan gratis ini, Romli juga menerangkanm merupakan salah satu bagian dari CSR untuk masyarakat lingkungan. “PT. Pusri Palembang sangat peduli dengan kesehatan lingkungan. Itu karena kami menganggap lingkungan merupakan bagian dari PT. Pusri Palembang, itulah mengapa program yang dilakukan sebagian besar mengarah kepada lingkungan seperti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan serempak di empat kelurahan ini,” ulasnya.

 

Pengobatan gratis dilakukan di empat kelurahan yakni 1 Ilir, 3 Ilir, Sungai Buah dan Sungai Selayur, hanya saja pembukaanya dilakukan di 1 Ilir yakni di kios terapung.

 

Camat Ilir Timur Iim Syahiruligama mengatakan, pihaknya sangat mendukung program yang dilakukan oleh PT. Pusri Palembang untuk masyarakat lingkungan. “Kami berharap bukan hanya pengobatan gratis saja, melainkan juga beberapa hal yang lain sehingga berkelanjutan dan berkesinambungan,”tukasnya. (way/Via/Ce2)