HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

2008, Pusri Alokasikan 70% Produk Untuk Dalam Negeri

04 Januari 2008 PT Pupuk Sriwidjaya (PUSRI) 2008 tetap akan fokus mengalokasikan sebanyak 70% kapasitas produksi untuk menyuplai kebutuhan pupuk dalam negeri.

"Kami akan tetap menyuplai untuk kebutuhan pangan dalam negeri sebanyak 70% kapasitas produksi sesuai dengan kewajiban kami kepada pemerintah," kata Direktur Utama PT PUSRI, Dadang Heru Kodri, di Jakarta, Kamis.

Pihaknya akan mendahulukan memasok kebutuhan pupuk dalam negeri sebelum melakukan ekspansi bisnis yang lain. "Kecuali skala ekonomi kita sudah meningkat tajam pasti ceritanya akan lain. Kalau sekarang skala ekonomi kita saja masih mepet maka produksinya hanya cukup untuk memasok dalam negeri baru kemudian sisanya di ekspor," katanya.

Padahal, seperti diketahui laba PUSRI 2007 meningkat tajam setelah pemerintah membuka keran ekspor. Laba bersih PUSRI 2006 hanya Rp90 miliar sedangkan pada November 2007 (sebelum pajak) laba PUSRI telah mencapai angka Rp1 triliun.

Sebelumnya pemerintah memang telah mengizinkan sejumlah pabrik pupuk yakni PT PUSRI, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Pupuk Iskandar Muda untuk mengekspor sebanyak 512 ribu ton.

Produksi pupuk amonia PUSRI pada 2007 mencapai 1.381.150 ton sedangkan pupuk urea sebesar 2.020.760 ton. Dari jumlah itu PUSRI memasok kebutuhan pupuk dalam negeri sebanyak 1.755.299 ton dan ekspor sejumlah 280.990 ton.

Total penjualan PUSRI pada 2007 mencapai angka 2.036.289 ton dan ditargetkan tahun ini produksinya mencapai 2.040 ribu ton. (kpl/rit)