06 February 2026
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID — PT Pusri Palembang melaksanakan serangkaian kegiatan TJSL atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Rumah BUMN Sumsel sepanjang Januari 2026.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL sebagai komitmen PT Pusri Palembang dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Ada 2 kegiatan TJSL PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) di Januari 2026.
Pertama, program TJSL PT Pusri Palembang menyelenggarakan dua program utama, yakni Pelatihan Desain Wastra bertema Mengolah Wastra, Menciptakan Gaya pada 19 hingga 23 Januari 2026.
Kedua, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL PT Pusri Palembang menggelar program Bimbingan Teknis dan Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP Pendamping UMKM pada 27 hingga 30 Januari 2026,
Pelatihan, bimbingan teknis dan uji kompetensi termasuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL yang digelar PT Pusri Palembang sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan.
Pelatihan Desain Wastra ditujukan bagi mitra binaan Pusri di bidang kain dan fashion, serta mitra binaan dari berbagai Rumah BUMN se-Sumatera Selatan, antara lain Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim, Rumah BUMN Bank Rakyat Indonesia, dan Rumah BUMN Sumsel.
Kegiatan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL PT Pusri Palembang menghadirkan Nadina Sukma Salim seorang fashion designer sebagai narasumber.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pengembangan ide kreatif, pengolahan wastra berbasis budaya lokal, hingga penerapan desain yang adaptif terhadap tren pasar dan era digital.
Pada akhir sesi, peserta mempresentasikan karya wastra yang terinspirasi dari budaya lokal Sumatera Selatan sebagai bentuk implementasi pembelajaran yang telah diperoleh.
Sementara itu, Program Bimbingan Teknis dan Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya pendamping UMKM.
Kegiatan ini diikuti oleh Staf Departemen TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PT Pusri Palembang serta fasilitator Rumah BUMN Sumsel.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL PT Pusri Palembang ini bertujuan untuk memastikan proses pembinaan dan pendampingan UMK berjalan secara profesional, terukur, dan selaras dengan standar nasional.
Dengan adanya sertifikasi kompetensi BNSP, diharapkan para pendamping UMKM memiliki standar keahlian yang diakui secara nasional, sehingga mampu mengawal proses pembinaan secara lebih optimal dan mendorong UMK binaan naik kelas secara berkelanjutan.
VP TJSL PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Alde Dyanrini, menyampaikan penguatan UMKM tidak hanya berfokus pada pelaku usaha, tetapi juga pada sistem dan ekosistem pendukungnya.
"Pengembangan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kompetensi pelaku usaha hingga penguatan kapasitas para pendampingnya," katanya.
"Melalui pelatihan desain wastra dan sertifikasi kompetensi pendamping UMKM ini, Pusri ingin memastikan bahwa proses pembinaan berjalan secara profesional, terstandar, dan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Alde Dyanrini.
Ia menambahkan program ini juga terintegrasi dengan ekosistem pembinaan UMKM nasional (Naksir UMKM), termasuk dalam aspek akses pembiayaan dan pengembangan pasar, sehingga UMK binaan dapat berkembang lebih kompetitif dan adaptif terhadap dinamika pasar.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pusri menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di Kota Palembang dan wilayah Sumatera Selatan, sebagai bagian dari peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber : https://radarpalembang.disway.id/palembang-raya/read/659460/pusri-perkuat-ekosistem-umkm-gelar-pendamping-dan-pelatihan-desain-wastra-di-rumah-bumn-
Bagikan