HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Sejumlah BUMN Dapat Tawaran Proyek Timur Tengah

08 Mei 2008 Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan tawaran penggarapan proyek-proyek di Timur Tengah setelah mengikuti World Islamic Economic Forum di Kuwait beberapa waktu lalu.

Dalam forum dunia ini, Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil ikut menghadiri langsung dengan membawa 70 delegasi dari pelbagai badan usaha pemerintah.

Menurut Sofyan, dalam forum yang banyak diikuti investor-investor Arab ini, delegasi Indonesia juga menyiapkan forum sendiri untuk menjaring proyek baru bagi BUMN. ?Sehingga banyak di antara delegasi BUMN yang bertemu dengan partner bisnisnya, baik yang sudah dirintis maupun yang baru bertemu di sana,? kata Sofyan di Jakarta Selasa (6/5).

Dia menyebutkan bentuk tawaran yang diperoleh antara lain, undangan bagi BUMN karya untuk membangun King Abdullah City. Saat itu delegasi BUMN karya adalah PT Adhi karya Tbk., PT Wijaya karya Tbk., dan PT Waskita karya. Termasuk adanya pembicaraan bisnis antara BUMN perbankan dengan bank-bank Islam di Timur Tengah.

Sedangkan badan usaha penghasil pupuk, PT Pupuk Sriwijaya mendapat tawaran bisnis dengan pemerintah Iran. Lainnya, pemerintah Yordania menekankan kembali untuk mempercepat kerjasama antara PT Petrokimia Gresik dengan Jordania Posphate Mining Company untuk membangun pabrik di Indonesia. ?Yordania ingin bekerja sama dengan membangun pabrik fosfat di Gresik,? ujar Sofyan.

Sayangnya Sofyan belum dapat merinci nilai investasi yang berpeluang diraup dari berbagai proyek itu. ?Saya tidak tahu nilainya, tapi beberapa BUMN sudah menandatangani kesepakatan dengan Arab,? kata dia.

Namun Sofyan tetap meminta tawaran kerja sama ini dikaji dengan hati-hati. Maksudnya, jangan sampai respons terhadap tawaran tersebut diambil secara berlebihan, melebihi batas kemampuan. ?Jadi kalau belum siap, ambil sesuai kemampuan. Jangan makan pekerjaan besar tapi akhirnya tidak terpenuhi,? tuturnya.