HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Sumbang Rp 100 Juta Bangun Masjid Nurul Islam

21 September 2015 REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) rumah ibadah berbagi kepedulian dengan memberikan bantuan dana untuk pembangunan masjid Nurul Islam di jalan Ratu Sianom, Kelurahan 3 Ilir, Palembang.

Bantuan dalam bentuk dana pembinaan sebesar Rp 100 juta tersebut diserahkan Manajer Humas PT Pusri Sulfa Ganie mewakili Direktur Utama PT Pusri, Jumat (18/9) dan diterima pengurus masjid.

“Dana bantuan dari PT Pusri ini untuk membantu pembangunan fisik masjid, dana operasional tahunan, juga untuk penyelenggaraan TK/TPA, bantuan pembelian hewan kurban, serta pembinaan rumah tahfidz,” kata Sulfa Ganie.

Menurut Sulfa Ganie, kegiatan penyerahan bantuan bagi masjid/mushala dari PT Pusri merupakan salah satu program kerja CSR rumah ibadah PT Pusri yang dilaksanakan setiap tahun.

“Program ini dilaksanakan pada saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Adha di delapan kelurahan di Kecamatan Kalidoni dan Kecamatan Ilir Timur (IT)  II. Bantuan yang diberikan selain uang tunai, bantuan hewan kurban,” ujarnya.

Khusus kepedulian BUMN pupuk tersebut pada pembangunan masjid, bersama para karyawannya, PT Pusri telah membangun tujuh masjid dengan nama Masjid Al Aqobah. Masjid Al Aqobah 1 dibangun dan sekarang berdiri di komplek PT Pusri jalan Mayor Zen.

Masjid Al Aqobah 2 berdiri di komplek Pusri Sako, Masjid Al Aqobah 3 di komplek Pusri Borang, Masjid Al Aqobah 4 di komplek Pusri Sukamaju, Masjid Al Aqobah 5 di Pusri Kebon Sirih dan Masjid Al Aqobah 6 di Indralaya.

Satu Masjid Al Aqobah 7 baru saja diresmikan pembangunannya pada pertengahan Agustus lalu. Masjid Al Aqobah 7 berdiri jalan Taqwa, Mata Merah Kecamatan Kalidoni. Pembangunan masjid ini dibiayai dengan bantuan dari karyawan PT Pusri dan program CSR pabrik pupuk tertua di Indonesia.

Khusus pembinaan rumah tahfidz PT Pusri yang tersebar di 10 masjid menurut Manajer Humas Sulfa Ganie, sejak di-//launching// pada April 2015 lalu,  saat ini telah tercatat 250 anak telah terdaftar sebagai santri hafidz/hafidzah. “Enam orang diantaranya mendapat beasiswa dari rumah tahfidz Yusuf Mansyur,” katanya.