HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PT Pusri Berkomitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

12 Mei 2011 PT Pusri (Persero) Palembang semakin memantapkan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional, setelah mendapat kepastian soal pasokan gas dan batubara untuk keperluan operasional. Kepastian tersebut didapat setelah ada penandatanganan MoU dengan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) yang merupakan BUMD Sumsel.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Griya Agung, Rabu (11/5), oleh Direktur Utama PT Pusri Arifin Tasrif dan Direktur PDPDE Caca Isa Ismail tentang rencana jual beli gas, disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Turut hadir Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo, Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin, serta segenap jajaran direksi Pusri. Selain dengan PDP, PT Pusri juga menjalin kesepakatan dengan PT Batu Rona Adimulya untuk pasokan batubara.

Dirut PT Pusri (Persero) Arifin Tasrif menjelaskan, MoU dilakukan dalam rangka menjaga keberlangsungan usaha industri pupuk PT Pusri Palembang. Pasokan gas bumi sangat vital bagi PT Pusri Palembang, karena merupakan bahan baku utama pembuatan pupuk urea. Tanpa suplai gas memadai, Pusri akan kesulitan memnuhi kebutuhan pupuk petani, sementara PT Pusri sangat berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional.

Arifin Tasrif menambahkan, untuk revitalisasi pabrik Pusri II, Pusri III, Pusri IV, dan pabrik pupuk di lingkungan kerja PT Pusri Holding, perlu adanya kepastian suplai bahan baku gas dan batubara. Kepastian itu untuk jangka panjang, minimal 10 tahun.

"Jika ada jaminan suplai gas, ketersediaan lahan, dan bahan baku gas, maka revitalisasi akan dilakukan bertahap, mulai dari pembangunan Pusri II-B sebagai pengganti Pusri II," kata dia.

Arifin menjelaskan, berdasarkan nota kesepahaman yang baru dilakukan, PT Pusri Palembang akan mendapat pasokan gas sebesar 330 mmscfd. Diharapkan PDPDE dapat memenuhi pasokan ini secara utuh, agar PT Pusri Palembang dapat mewujudkan rencana revitalisasi pabrik. Bila kerja sama dapat terjalin baik dan pasokan bahan baku tidak terputus, maka industri pupuk dapat terus mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan nasional.

Sedangkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, MoU tersebut adalah momen bersejarah. Seharusnya pemerintah pusat memberikan penghargaan, pasalnya dengan adanya MoU itu, keberlangsungan PT Pusri akan terjamin, dan pada akhirnya bisa terus mendukung ketahanan pangan nasional.

"Yang kita lakukan hari ini luar biasa, kita akan memenuhi kebutuhan pabrik pupuk kita yang sudah menjadi pahlawan ketahanan pangan hampir 40 tahun, jadi saya apresiasi MoU yang dilakukan hari ini, yang akan menyediakan suplai gas dan batubara untuk Pusri, batubaranya kerja sama dengan pihak ketiga," kata Gubernur. adv