HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Komisi B Sidak Gudang Pupuk

18 April 2008 Komisi B DPRD Cilacap kemarin melakukan sidak pasokan pupuk menjelang musim tanam (MT) kedua 2008 ini.

Sebab, pupuk urea bersubsidi di Cilacap harganya sangat mahal dan sulit ditemukan di pasaran. Kondisi ini membuat petani resah dan khawatir akan terjadinya gagal panen. Dewan mendatangi gudang pupuk milik KUD Karya Baru Kec Adipala. Dalam sidak tersebut, rombongan DPRD ditemui Kepala Pemasaran PT Pusri Perwakilan Cilacap Asnawi,perwakilan distributor Pusri Martono, petugas KUD, dan salah seorang pengecer Pusri Subandono.

Anggota Komisi B DPRD Cilacap Rasman mengaku sangat kecewa ketika mendengar kondisi di tingkat petani. ?Kami meminta Pusri dan dinas terkait segera melakukan tindakan nyata, agar petani tidak kesusahan mencari pupuk pada musim tanam ini,? tegasnya.

Menanggapi hal tersebut,Asnawi menyatakan Cilacap tidak akan kekurangan pupuk pada musim tanam kali ini, meski kuota pupuk dari Gubernur Jateng dan kebutuhan petani Cilacap tak seimbang. Disebutkan, kebutuhan pupuk untuk petani Cilacap pada tahun 2008 ini menapai 36.527 ton, sedangkan kuota berdasarkan surat keputusan Gubernur Jateng hanya 29.821 ton.

Asnawi menambahkan, pada April ini, PT Pusri baru mendistribusikan pupuk sebanyak 1.650 ton. ?Dipastikan tidak ada kelangkaan,kita masih punya stok 1.580 ton. Kalau ada kelangkaan di tingkat bawah pasti ada permainan,? tandasnya.