HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Beasiswa Pusri Antar Izul, Anak Petani Jadi Sarjana

25 Pebruari 2019

PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang konsisten menjalankan program “Beasiswa Anak Petani Jadi Sarjana”. Program ini sudah berlangsung sejak 2013 lalu dan sudah meluluskan 2 sarjana di Sumsel. Tahun ini, atas nama Izul Mabruroh, wisudawati penerima program beasiswa “Anak Petani Jadi Sarjana” angkatan 2015. Dia lulus dengan predikat tercepat, dengan masa studi 3 tahun 6 bulan dan IPK 3,20.

Izul merupakan lulusan Sarjana Pertanian Unsri Jurusan Teknologi Pertanian, prodi Teknik Pertanian. Dia anak tunggal pasangan Sudarto dan Siti Rukhana, yang keduanya merupakan petani sayur. “Saya berharap semoga PT Pupuk Sriwijaya Palembang bisa melanjutkan program penerima beasiswa ini sampai Program Magister (S2),” ungkapnya.

Manajer Humas PT Pusri Palembang, Hernawan L Sjamsuddin mengatakan saat ini sudah ada sekitar 25 mahasiswa Unsri yang mendapat bantuan beasiswa. “Izul Mabruroh ini, lulusan kedua dalam program in. Dia lulusan tercepat. Sementara penerima beasiswa lainnya masih kuliah,” ujarnya, tadi malam (24/2).

Diakuinya, beasiswa ini” bagian dari program corporate social responsibility (CSR) perusahaan. “Selain mahasiswa Unsri, kita juga bantu mahasiwa kampus lain, seperti Universitas Bengkulu, Lampung, Gajah Mada, Tanjung Pura Kalimantan Barat, dan Diponegoro,” imbuhnya.

Mahasiswa yang mendapat bantuan, sesuai nama program, harus anak petani. “Kita terima pengajuan mahasiswa setiap tahun. Mulai dari semester II, dengan IPK minimal 3.0 serta belum menerima beasiswa dari instansi lain,” imbuhnya. Tapi kampus mahasiswa tersebut sebelumnya harus ado MoU terlebih dahulu dengan Pusri untuk pemberian beasiswa ini. Para penerima beasiswa kemudian akan dievaluasi setiap tahun dan IPK-nya minimal harus tetap 3.0.

Dalam pemberian beasiswa, Pusri biayai uang kuliah tunggal (UKT) dan uang saku. “Untuk kampus di wilayah Sumbagsel, mahasiswa dapat uang saku Rp300 ribu per bulan, sementara wilayah Jawa, mahasiswanya dapat Rp500 ribu per bulan,” bebernya. (fad)


Sumber : sumeks.co