HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

Pusri-Polda Sumsel Tandatangani Nota Kesepahaman Perkuat Peamanan

21 Pebruari 2018
pic383A8FBB8F8FF90780DFE12D3F7A263A.jpg
PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang  dan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menandatangani nota kesepahaman terkait pengamanan kegiatan operasional, produksi serta distribusi pupuk. Sebagai salah satu obyek vital nasional yang berada Kota Palembang, Pusri memiliki peran yang sangat penting dalam sektor pangan nasional dengan memproduksi pupuk bersubsidi dan produk pertanian lainnya. 

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pusri Palembang Mulyono sangat mengapresiasi atas terjalinnya hubungan yang sangat baik antara perusahaan dengan pihak Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Kapolda, Wakapolda dan jajarannya berkenan hadir ke PT Pusri Palembang dan berharap kerjasama yang baik yang sudah dibangun dapat terus harmonis, sehingga Pusri dapat terus didukung penuh oleh pihak kepolisian dalam menunaikan tugas pemerintah,” ujar Mulyono.  

Saat ini Pusri sedang fokus pada proyek-proyek pengembangan guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat. Salah satu yang sudah di ujung mata adalah proyek pembangunan NPK Fushion II dengan kapasitas 2x100.000 yang dijadwalkan selesai pada tahun 2019. "Untuk itulah sinergi antara Kepolisian Daerah dan Perusahaan harus terus kita bina dengan baik, mengingat proyek pengembangan obyek vital nasional semakin dinamis kedepannya," ujar Mulyono. 

Senada dengan itu Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Zulkarnain juga sepakat bahwa obyek vital nasional merupakan tanggung jawab bersama. Sebagaimana tertuang dalam Keppres Nomor 63 Tahun 2004 Tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional bahwa kedua belah pihak antara perusahaan dan kepolisian sama-sama bertanggung jawab atas keamanan obyek vital nasional. Pengelola obyek vital nasional bertanggungjawab atas penyelenggaraan pengamanan internal dan Kepolisian Negara Republik Indonesia berkewajiban memberi bantuan pengamanan terhadap obyek vital nasional. 

Oleh karena itu kedua pihak harus terus bersinergi dan menjaga hubungan yang harmonis demi tujuan bersama. “Tentunya Pusri sebagai obyek vital nasional harus mendapatkan dukungan pengamanan yang lebih dalam rangka mendukung proses operasional produksi dan distribusi pupuk yang sangat dibutuhkan oleh petani dan para pelaku usaha perkebunan dan pertanian untuk menunjang kedaulatan pangan,” tegasnya.

Acara yang berlangsung di Wisma Melati Komplek PT Pusri Palembang itu dihadiri oleh Jajaran Direksi dan Pejabat Eselon I PT Pusri Palembang, Wakapolda Sumsel, Kapolresta Palembang, Kapolsek Kalidoni dan jajaran anggota Kepolisian lainnya.