HALO PUSRI 0800-12-000-11
Serumpun Bambu Sejuta Berkah
Konsep Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah komitmen perusahaan untuk berperilaku etis dan memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan segenap pemangku kepentingan yang terkait untuk memperbaiki hidup mereka dengan cara-cara yang baik bagi kepentingan bisnis, agenda pembangunan berkelanjutan, dan masyarakat pada umumnya (Kiroyan, 2009).

Keseriusan program CSR Pusri diwujudkan dalam bentuk program peduli dan ramah lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Pusri sebagai industri pupuk nasional telah mengubah paradigma tidak sebatas dengan hanya memiliki komitmen ramah lingkungan, namun juga selalu berupaya untuk menjadi perusahaan yang “dimiliki” oleh lingkungan.


Salah satu Program CSR di bidang lingkungan yang dilakukan PT Pusri Palembang khususnya adalah penanaman pohon bambu. Program yang ditujukan untuk menjaga kelestarian alam ini menitikberatkan pada kegiatan penghijauan di sepanjang Bentaran Sungai Musi dengan menanam 1.000 bibit bambu. Kegiatan penanaman bambu ini merupakan program ekologi dan pemberdayaan terhadap masyarakat dimana pohon yang telah ditanam akan dipelihara dan diharapkan tumbuh terjaga dalam upaya meningkatkan pelestarian lingkungan dan ekonomi.

Bambu merupakan tanaman yang mempunyai tampilan khas. Rimbun berumpun dengan batang yang panjang serta daun yang bentuknya mirip rumput. Pohon yang dapat menyejukkan dan mempunyai nilai ekonomis ini tergolong sebagai tanaman yang mempunyai pertumbuhan lambat. Bambu membutuhkan waktu kurang lebih 5 tahun untuk menyelesaikan masa pertumbuhan. Setelah pertumbuhan akarnya selesai, barulah batang bambu akan muncul, menjadi rumpun dan mampu mencegah erosi serta memperbaiki persediaan air tanah yang bersifat permanen. Struktur akar bambu dapat mengikat tanah dan air dengan baik, dapat menyerap air hujan hingga 90 % serta mampu menahan erosi.  Tanaman bambu juga memiliki prospek tinggi sebagai tanaman industri, yaitu alternatif pengganti seluruh fungsi kayu, bahan baku industri tekstil, serta bahan baku industri kreatif. Dalam jangka panjang, keberhasilan program ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat.