HALO PUSRI 0800-12-000-11
Sekilas GP3K

GP3K merupakan bentuk dukungan BUMN dalam rangka program ketahanan pangan nasional dengan target surplus beras nasional 10 juta ton dalam kurun waktu 2011-2015. Sejalan dengan Inpres No. 5 thn 2011: BUMN ikut berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan, oleh karena itu dicanangkanlah Program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi) oleh Kementrian Negara BUMN sebagai salah satu usaha pemerintah untuk membantu mewujudkan pencapaian surplus pangan nasional tersebut.

 

Sebagai perusahaan pupuk tertua di Indonesia, PT PUSRI telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian nasional. Sejalan dengan program intensifikasi pertanian yang dicanangkan pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan, khususnya padi, maka peranan PUSRI sebagai produsen pupuk semakin strategis.

 

Dalam mencapai sasaran tersebut, selain meningkatkan efisiensi biaya produksi sehingga biaya pupuk dapat ditekan seefisien mungkin, PT PUSRI juga mengefektifkan sistim pendistribusian pupuk ke petani dengan prinsip 6 tepat, yaitu; tepat waktu, jenis, dosis, jumlah, harga dan tempat.

 

Surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014 merupakan program yang harus dilakukan dengan kerja keras dan dengan metode khusus, untuk itu pemerintah melaksanakan GP3K dan PT PUSRI menjadi salah satu operator yang melaksanakan GP3K di 8 wilayah yaitu; Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Banten, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi dan DIY.

 

Langkah-langkah PT PUSRI untuk memenuhi sasaran tersebut berupa 9 program utama GP3K PUSRI yang meliputi:

 

  1. Class Room

    Merupakan kegiatan pembelajaran di kelas dimana petani diberi pengetahuan tentang teknologi pertanian terkini.

  2. Farm Field Day

    Merupakan kegiatan temu lapangan antara staf GP3K PT PUSRI dengan petani, dengan tujuan untuk melakukan observasi dan diskusi permasalahan yang dihadapi petani terkait dengan budidaya tanaman padi.

  3. Area Percontohan

    Merupakan petak percontohan untuk paket teknologi pertanian tanaman padi.

  4. Pembinaan Petani Penangkar Benih

    Kegiatan ini dilakuakn PT PUSRI untuk menjawab terbatasnya ketersediaan benih bermutu dan bersitifikat di lapangan. Petani diajarkan dan didorong untuk melakukan penangkaran benih sendiri secara berkelompok.

  5. Uji Coba Produk

    Dilakukan dalam rangka pengenalan (introduksi) produk-produk baru pilihan yang akan digunakan oleh petani GP3K pada musim tanam berikutnya.

  6. Riset Sosial Ekonomi Petani

    Bertujuan untuk memetakan permasalahan yang ada di petani dan mengevaluasi dampak program GP3K sehingga program dan paket teknologi pertanian yang dianjurkan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran.

  7. Siaran TV Dan Radio Pedesaan