HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Urea Bersubsidi akan Diberi Warna

22 Agustus 2011 PALEMBANG - Untuk mengatasi penyelewengan pupuk urea bersubsidi yang kerap terjadi, pemerintah bersama BUMN produsen pupuk akan memberi warna pada butir pupuk bersubsidi.

Rencana pemberian warna pada pupuk bersubsidi tersebut terungkap dari penjelasan Irwansyah, Direktur SDM dan Umum PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. "Uji coba pewarnaan pupuk bersubsidi ini akan dimulai Oktober mendatang saat musim tanam menjelang," katanya di Palembang, Jumat (19/8).

Menurut Irwansyah, pemberian warna pada pupuk bersubsidi, khusus pupuk urea subsidi dari produksi PT Pusri Palembang, akan dimulai sebanyak 200.000 ton. "Pemberian warna pada pupuk bersubsidi ini sebagai salah satu langkah antisipasi pemerintah agar pupuk subsidi tidak diselewengkan untuk kepentingan lain," tambahnya.

Mengenai warna apa pupuk bersubsidi tersebut, menurut Irwansyah, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, hingga kini belum memutuskan warna apa yang akan digunakan khusus untuk pupuk bersubsidi.

PT Pusri Palembang sebagai produsen hanya menjalankan tugas untuk pewarnaan pupuk. "Apakah warnanya biru, kuning, merah, atau warna lainya kita serahkan kepada pemerintah. Pusri Palembang siap melaksanakannya," ujar Irwansyah.

Saat ini, menurut Irwansyah, pupuk urea bersubsidi yang diproduksi PT Pusri Palembang berwarna putih. Tetapi, mulai produksi bulan Oktober sudah diberi campuran warna.

"Selain untuk mencegah terjadinya penyelewengan pupuk bersubsidi, pemberian warna ini juga akan mempermudah pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan jika ada yang main-main dengan pupuk subsidi," kata mantan kepala kompartemen pemasaran PT Pupuk Kaltim.

Irwansyah juga menegaskan, "Jika ada pupuk bersubsidi berwarna masuk ke perkebunan, akan langsung ketahuan siapa yang menjualnya dan dari distributor mana memperolehnya. PT Pusri Palembang akan mengambil tindakan tegas dan meneruskannya ke penegak hukum."

Jika ada pihak yang ingin mengubah warna pupuk bersubsidi menjadi warna putih kembali tersebut, Irwansyah menjamin akan sulit untuk dilakukan. "Apalagi dengan cara mencucinya tidak akan bisa sebab dengan dicuci pupuknya hancur," katanya.

Dengan cara ini Direktur Umum dan SDM PT Pusri Palembang mengharapkan pupuk subsidi ini benar-benar sampai ke petani dan dapat digunakan untuk kepentingan petani yang membutuhkannya.

Irwansyah juga mengungkapkan, pemberian warna pada pupuk bersubsidi tidak akan banyak menambah biaya produksi sebab hanya melakukan penyemprotan warna satu kali dan kemudian dikemas.

Maspril Aries
ed: firkah fansuri