HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Target Surplus Beras Nasional 10 Juta Ton

26 Juni 2013 SRAGEN (KRjogja.com) - Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengajak petani untuk terus meningkatkan produksi hasil pertanian sebagai salah satu cara meningkatkan ketahanan pangan. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan target surplus nasional sebanyak 10 juta ton beras.

Saat acara panen raya di Desa Bandungsoga, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Senin (24/06/2013), Dahlan mengimbau petani untuk ikut program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K). Program yang merupakan kemitraan dengan BUMN tersebut digagas untuk membantu petani dalam meningkatkan produksi, terutama beras.

Pada acara panen raya tersebut, Menteri BUMN didampingi Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia, Arifin Tasrif; Dirut PT Pupuk Sriwidjaya Palembang, Musthofa; Dirut PT Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman; dan Bupati Agus Fatchurrahman. Kemitraan BUMN dengan petani tersebut terbukti mampu menghasilkan produksi yang melimpah.

Menurut Dahlan, dalam kemitraan GP3K ini petani mendapatkan pupuk yang pas dan bibit unggul berkualitas. Sehingga diharapkan nantinya bisa menyumbang produksi beras tingkat nasional. "Pemerintah melalui BUMN siap membantu petani dalam ketersediaan pupuk dan bibit unggul. Ini merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan surplus beras sebayak 10 juta ton tingkat nasional," jelasnya.

Dahlan menjelaskan, wilayah Kabupaten Sragen selama ini merupakan salah satu lumbung padi nasional yang harus dipertahankan. Daerah aman pangan ini harus terus ditingkatkan produksinya, untuk menopang swasembada pangan nasional. "Sragen salah satu lumbung padi di Jawa Tengah yang harus dipertahankan. Kemitraan yang dibangun merupakan salah satu upaya mempertahankan produktivitas," tambahnya. (Sam)