HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Targetkan Omzet 2010 Rp 5,12 Triliun

08 Pebruari 2010 JAKARTA – Perusahaan pupuk milik negara, PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), menargetkan volume produksi pupuk tahun ini mencapai 2,05 juta ton dengan total pendapatan sebesar 5,12 triliun rupiah. Direktur Utama Pusri Dadang Heru Kodri mengatakan kapasitas produksi perseroan maupun empat anak usahanya, yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Pupuk Kalimantan Timur masih ketinggalan jauh dibanding dengan produksi pupuk China yang memiliki kemampuan produksi hingga 134 juta ton per tahun.

“Jumlah tersebut sejak 1995 tidak sepenuhnya tercapai akibat mesin produksi yang telah berumur 30 tahun sehingga produksinya terbatas antara 2,05 juta hingga 2,1 juta ton per tahun ” ujarnya Sementara itu, kata Dadang, untuk melindungi produksi pupuk dalam negeri dari serbuan pupuk China, perseroan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk pupuk Pusri.

Dadang berharap pemerintah segera menerapkan pelabuhan tunggal untuk pintu masuk produk pupuk asing ke Indonesia, misalnya melalui pelabuhan Belawan di Medan, Sumatra Utara, sebagai pintu masuk pupuk impor. “Dengan adanya pelabuhan tunggal, tentunya membuat kenaikan biaya dari ongkos bongkar muat barang pupuk impor tersebut,” tukasnya. Seperti diketahui, produksi pupuk Pusri saat ini sebesar 60 persennya untuk memenuhi kebutuhan pupuk di Pulau Jawa dan 40 persen lainnya untuk memenuhi keperluan pupuk di luar Pulau Jawa.
_ wen/E-7