HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PUSRI SIAP PASOK 1,22 JUTA TON

06 Pebruari 2014 Pupuk Sriwidjaja Palembang menargetkan penyaluran pupuk urea bersubsidi sebanyak 1,2 juta ton pada 2014 guna memenuhi kebutuhan petani di wilayah tersebut. Target penyaluran pupuk urea bersubsidi itu lebih rendah dibandingkan dengan target 2013 yang mencapai 1,37 juta ton, akibat tren pemakaian urea yang menurun ditingkat petani.

Manager Humas Pusri Palembang Sulfa Ganie mengatakan perusahaan berencana memproduksi sebanyak 2,04 juta ton urea dan 1,32 juta ton amoniak. “Dari target distribusi kami tahun ini, pupuk urea masih mendominasi,” ujarnya saat ditemui
Bisnis, Rabu (5/2)

Selain urea, lanjutnya perseroan mengamban penyaluran pupuk subsidi lainnya, meliputi SP36 yang ditarget sebanyak 144.600 Ton, jenis ZA ditarget sebanyak 38.400 ton, NPK sebanyak 406.100 ton, dan organic 68.700 ton.

Terkait kondisi cuaca yang ekstrem dan berdampak terhadap masa tanam padi, katanya tidak menggangu distribusi maupun target penyaluran yang telah dipatok perusahaan. “Memang ada daerah yang sudah panen terlebih dulu, karena lahannya terendam. Tetapi itu tidak berpengaruh ke distribusi. Pusri sudah mengantisipasi kondisi-kondisi yang berpotensi menyulitkan petani,” katanya.

Sulfa menambahkan perusahaan menyalurkan pupuk secara komersil atau nonsubsidi yang biasanya digunakan untuk sektor perkebunan, industry, dan ekspor. “sektor perkebunan pasarnya cukup prospektif dan luas oleh karena itu kami targetkan bisa menyalurkan urea sebanyak 500.000 ton dan NPK sekitar 50.000 ton untuk pasar perkebunan komersil,” katanya.

Menurutnya penyaluran NPK memeiliki kecenderungan terus berkembang, sehingga Pusri berencana membangun pabrik NPK sebagai bentuk pengembangan usaha perseroan. Rencananya, pabrik seluas 4 hektar tersebut akan dibangun di jalan Ir. Sutami, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang.

Pabrik NPK dengan kapasitas 100.000 ton per tahun tersebut ditargetkan dapat beroperasi 2015. Perusahaan berharap NPK itu member manfaat positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat sekitar dan meningkatkan daya saing industri local.

Seperti dilansir dari situs resmi perusahaan, untuk pembangunan pabrik NPK, Pusri telah mengantongi dokumen Upaya Penglolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL & UPL) dari BLH Kota Palembang.

Sumber : Bisnis Indonesia