HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Pastikan Bangun Pabrik Baru di TAA

19 Agustus 2010 Palembang, BP
PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) memastikan diri untuk tidak keluar dari Sumatera Selatan (Sumsel) dan akan segera membangun pabrik baru di Tanjung Api Api (TAA). Namun pembangunan pabrik di sana masih akan menunggu kesiapan lokasi yang saat ini tengah menanti pembangunan beberapa fasilitas pendukung seperti jalan dan rel kereta api.

“Masyarakat tidak perlu lagi khawatir karena kita tidak akan pergi ke mana-mana lagi. Revitalisasi pabrik akan segera kita lakukan di kawasan TAA dengan menggunakan bahan bakar dari gasifikasi batubara,”jelas Direktur Umum dan SDM PT Pusri Djafarudin Lexy usai penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat lingkungan, Rabu (18/8).

Pembangunan pabrik pupuk di TAA merupakan salah satu upaya untuk menjadikan PT Pusri sebagai industri yang dapat meningkatkan perekonomian sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel. Untuk waktu pasti pembangunan, masih menunggu persiapan Pemerintah Daerah dalam menyiapkan lokasi.

“Kita sendiri sudah menyiapkan studinya. Jadi untuk waktu pembangunan pabrik tergantung dengan proses pembangunan proyek Pelabuhan TAA yang dilakukan Pemerintah Daerah. Semua ini dilakukan karena kita ingin Pusri bisa berkembang dan jadi kebanggaan warga Sumsel,” kata Djafarudin didampingi Direktur Produksi Indra Jaya.

Djafarudin sendiri mengaku tidak bisa membayangkan kalau PT Pusri tidak ada di Sumsel, termasuk industri lain seperti karet dan sawit, yang saat ini memberikan kontribusi cukup besar bagi perekonomian masyarakat.

“Apa kebanggaan Sumsel? Tidak mungkin kita hanya membanggakan Jembatan Ampera. Itu tidak boleh, tidak boleh lagi ada industri di Sumsel yang mati. Mari kita jaga dan kembangkan bersama karena Sumsel memiliki gas dan batubara,” tegas Djafarudin.

Selain memastikan untuk tidak keluar dari Sumsel, PT Pusri pada tahun ini juga akan membuka penerimaan karyawan baru yang akan memberikan prioritas kepada warga Sumsel. Penerimaan ini rencananya membutuhkan sebanyak 241 sampai 250 karyawan baru yang sebagian besar adalah tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Penerimaan ini rencananya akan dibuka September atau bulan depan. Tentu kita prioritaskan masyarakat Sumsel yang memiliki kapasitas dan kualifikasi untuk bergabung dengan PT Pusri. Kalau tidak ada yang dari Sumsel, baru kita ambil dari luar, baik itu dari Pulau Jawa atau daerah lain,” sambung Indra Jaya.

Sementara dalam kegiatan pembagian sembako, dibagikan sebanyak 11 ribu paket sembako kepada warga disekitar PT Pusri seperti Kelurahan 1 Ilir, Kelurahan 3 Ilir, Kelurahan Sungai Buah dan Kelurahan Sungai Selayur serta Kelurahan Rawa Bebek. Paket sembako berisikan 5kg beras, 1kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan lima bungkus mie instan.

Selain membagikan paket sembako, Pusri juga membagikan 10 genset kepada masjid dan mushalah yang membutuhkan. Ada juga pemberian uang tunai masing-masing senilai Rp5 Juta kepada 12 masjid dan masing-masing Rp2,5 juta kepada 18 mushalah. (wan).