HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PUSRI ON THE TRACK

15 Juni 2015

Produksi pupuk urea 4 pabrik PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, sejak Januari hingga Juni 2015 berjalan normal dan sesuai dengan targetan ditetapkan.

Palembang, RP-hingga Juni 2015 realisasi produksi urea ke empat pabrik mencapai 700.000 ton lebih, kegiatan produksi itu diupayakan tetap normal mengingat kondisi pabrik yang dimiliki sekarang ini seluruhnya sudah berusia tua.

Demikian dituturkan Manajer Hubungan Masyarakat Pusri Sulfia Ghanie di Palembang. Dengan lancarnya kegiatan produksi keempat pabrik pupuk urea, yakni Pabrik Pusri 2, Pusri 3, Pusri 4, dan Pabrik Pusri 1B, stok pupuk di tingkat pabrik (lini-1) di sembilan provinsi wilayah kerja PT Pusri tersedia cukup banyak.

Stok pupuk urea curah di lini-1 per Juni 2015, mencapai sekitar 40 ribu ton. Sedangkan di lini-3 seluruh wilayah kerja PT Pusri yang meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tersedia stok pupuk urea mencapai 50.000 ton lebih.

Menurut dia, keempat pabrik PT Pusri sejak awal tahun hingga kini bisa beroperasi secara maksimal sehingga mampu memproduksi pupuk urea sesuai target yang ditetapkan pada setiap bulannya. “Kegiatan produksi pabrik pupuk urea dan amoniak sepanjang tahun 2015 ini berjalan lancar dan tidak ada hambatan yang berarti meskipun kondisi keempat pabrik cukup tua,” ujarnya.

Kondisi semua pabrik PT Pusri secara umum memprihatinkan karena sudah berusia tua. Satu-satunya pabrik yang usianya paling muda adalah pabrik 1B yang dibangun pada tahun 1994, sedangkan yang berusia paling tua adalah pabrik pusri 2 yang dibangun tahun 1974.

Untuk mempertahankan kegiatan produksi pupuk urea agar tetap bisa berjalan secara maksimal, pihaknya secara maksimal berupaya melakukan revitalisasi pabrik yang dalam kondisi tua itu. Sekarang ini sedang dilakukan pembangunan satu pabrik baru, yakni Pusri 2B yang merupakan proyek revitalisasi pabrik yang usianya paling tua, yakni Pusri 2 dengan kapasitas produksi terpasang sebesar 907.500 ton urea per tahun.

Kegiatan pembangunan pabrik baru yang dimulai pada pertengahan tahun 2013 itu, hingga kini berjalan sesuai rencana. Jika proses pembangunannya berjalan lancar diperkirakan sudah mulai produksi pada akhir tahun 2015 ini dan mampu mendongkrak produksi urea hingga 2,61 juta ton per tahun, ujar Sulfa. (ant)