HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri- IIB Fase Metric Engineering

28 Pebruari 2013 Proyek Pusri-IIB yang dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang terhitung mulai tanggal 7 Februari 2013, kini sudah berada pada tahap Metric Engineering. Tahap ini adalah untuk menilai kemampuan mesin dan pengaplikasiannya.

Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pusri, Benny Haryoso, Selasa (26/2) mengatakan untuk tahapan ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu di Houston Amerika Serikat dan Perusahaan Toyo Engineering Corporation di Tokyo. Tahapan ini dilalui setelah PT Pupuk Sriwidjaja Palembang menandatangani kontrak proyek Pusri-IIB dengan konsorsium PT Rekayasa Industri dan Toyo Engineering Corporation pada 14 Desember lalu.

Pabrik Pusri-IIB yang akan menggantikan pabrik Pusri II menggunakan teknologi KBR Purifier Technology untuk pabrik Ammonia dan teknologi Aces 21 milik Toyo dan Pusri sebagai co-licensor untuk pabrik urea. “Berdasarkan kontraknya, maka apabila berjalan lancar proses revitalisasi ini akan rampung Desember 2015,” jelasnya.

Untuk investasinya sendiri menghabiskan dana sekitar US$650 juta,” jelasnya. Dana itu berasal dari modal Pusri sendiri 30 persen dan 70 persen dari pinjaman konsorsium bank. Dan apabila proyek ini rampung, amak diharapkan akan menambah produksi hingga 900 ribu ton dan menambah kapasitas produksi dari 2,2 juta ton menjadi 2,8 juta ton per tahun.

Setengah dari hasil ini dipergunakan untuk kebutuhan Sumsel, sedangkan sisanya akan disalurkan untuk daerah lain di dalam negeri. “Dan apabila kebutuhan dalam negeri terpenuhi, maka akan kita ekspor ke luar negeri,”jelas Benny. (TS/rha)