HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Butuh 2000 Pegawai

19 Juni 2013 PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Yang diketahui kini tengah disibukan dengan pembangunan pabrik baru Pusri II – B yang sekarang ini bangunan ternyata juga akan membutuhkan sejumlah tenaga operator untuk pabrik baru tersebut.

Palembang, RP – Direktur Utama PT Pusri Palembang Ir. Musthofa, mengatakan pihak nya memperhitungkan membutuhkan sekitar 2 ribu tenaga kerja baru yang diperuntukan untuk pengerjaan Pabrik Pusri II – B memprioritaskan tenaga kerja lokal terutama pada pembangunan Pabrik Pusri II – B saat ini.

“ Setidaknya, kita membutuhkan sekitar 2 ribu tenaga kerja, dari jumlah tersebut 300 diantaranya masih membutuhkan tenaga ahli dari luar, untuk itu kita terlebih dahulu mempriorotaskan tenaga lokal sepanjang keahlian itu bisa memenuhi permintaan daripada keperluan proyek tersebut. “

“Di dalam proyek kan tentu diperlukan tenaga-tenaga yang spesifik. Nah kalau ada yang lokal kita utamakan temen-temen yang di lokal duluan pasti karena kita berada di sini, tidak mungkin orang lokal di abaikan, “ Musthofa usai melakukan doa bersama di masjid Alqobah 1, Kamis ( 13/6 )

Menurutnya, perusahaan saat ini menghadapi kerja yang sangat besar. Ada program pengembangan revitalisasi, peningkatan kapasitas produksi, program efisiensi, tentu saja dukungan dari karyawan adalah sangat penting.

“Kami mengharapkan produktivitas karyawan ditingkatkan, pengetahuan ditingkatkan, pengalaman ditingkatkan. Juga kompentensi ditingkatkan karena kita menghadapi kerja besar yang memerlukan kerja keras, pikiran yang banyak, terus didukung tenaga yang handal, “ kata dia.

Saat ini, sudah ada sekitar 50 tenaga kerja yang tengah disibukan dengan kesiapan Pembangunan Pusri II – B dan 14 orang lagi dari Pusri tengah dikirim ke Tokyo, Japan dan Huston, Amerika Serikat untuk Basic Engginering.

Menurutnya, dengan disiapkannya operator sejak dini diharapkan ketika pembangunan pabrik rampung, bisa langsung ditugaskan mengoperasikan pabrik secara maksimal dan mampu mendongkrak produksi pupuk Urea sesuai dengan target yang diharapkan.

“Kita harapkan nantinya, diharapkan pula para operator yang terlatih dan terampil di bidangnya masing-masing mampu mengoperasikan pabrik secara efisien dan menjaga kehandalan pabrik agar tetap mampu berproduksi dalam jangka waktu yang lama seperti empat pabrik yang dimiliki sekarang ini meskipun berusia tua masih mampu berproduksi dengan baik, “ kata dia.

Pembangunan pabrik baru yang dimulai pada awal April 2013 itu direncanakan membutuhkan waktu selama 34 bulan. “ Jika proses pembangunan berjalan sesuai rencana, pabrik baru tersebut diperkirakan sudah mulai berproduksi pada Desember 2015 dan mampu mendongkrak produksi urea hingga 2,61 ton pertahun, “ Kata Musthofa. ( tma )