HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Beli Kapal Khusus

06 Desember 2012 Dangakalnya alur Sungai Musi menjadi kedala dalam optimalisasi distribusi produksi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Karena itu, manajemen merencanakan pembelian lima kapal khusus, dengan kapasitas 8.500 ton, namun bisa melewati alur dangkal dengan kedalaman 4 meter.Hal itu dikemukakan Direktur utama PT Pusri Palembang, Ir Musthofa disela acara jalan santai dalam rangka HUT ke-53 PT Pusri Palembang Sabtu (1/12). “Kita punya rencana beli lima kapal. Tahun ini kita beli satu, tahun depan akan ada dua lagi,”katanya.

Persoalan pendangkalan Sungai Musi ini menurut Musthofa menjadi persoalan bgi PT Pusri Palembang. Karena sangat menghambat dalam mengeluarkan hasil produksi. Dikatakan, dengan kapal yang lama, muatannya tidak bisa diisi penuh, sementara biaya yang dikeluarkan sama mahalnya.

Setidaknya akibat hambatan pengangkutan tersebut, Pusri Palembang kehilangan cargo 280 ribu ton per tahun. “Makanya salah satu upaya mengatasi masalah itu adalah harus membeli kapal yang harus bisa melewati kedalaman air tersebut,” jelasnya.

Bicara pencapaian produksi PT Pusri Palembang, hingga akhir 2012 kata Musthofa sebanyak 1.970 juta ton urea, atau 98 persen dari target 2.050 juta ton.”Tahun ini ada sedikit gangguan pasokan gas, disamping kehandalan pabrik yang menggangu kelancaran produksi. Sedangkan target 2013 masih seperti 2012,”kata Musthofa.

Menyongsong HUT ke-53 PT Pusri Palembang, Musthofa menyebutkan bahwa tema yang diangkat adalah “Dengan program revitalisasi dan peduli terhadap lingkungan kita teruskan pengembangan PT Pusri”.

“Kita melakukan revitalisasi dengan pembangunan Pusri IIB untuk menurunkan konsumsi energi tanpa meningkatkan produksi. Kita lakukan pembangunan Power Plan dengan batubara, untuk mengurangi konsumsi gas. Kita benahi infrastuktur dengan membangun kapal, peremajaan kapal dan membangun gudang di existing kita benahi. Kita tingkatkan efinsiensi. Kita tingkatkan kompetensi SDM untuk menghadapi program-program perusahan kedepan,” ujar Musthofa.

Musthofa berharap kedepan Pusri Palembang bias melampaui tantangan strategi, dengan kondisi pabrik yang sudah tua.