HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Proyek Pusri-Iran Terhambat

14 Agustus 2008 Pemerintah menilai proyek pabrik pupuk patungan antara PT Pupuk Sriwidjaya dengan Iran beresiko tinggi. Akibatnya, pendanaan proyek tersebut pun diperkirakan bakal terhambat.

Menteri Negara Sofyan Djalil, Sabtu (9/8), di Jakarta, menyatakan pihaknya masih terus mengupayakan pencarian sumber pendanaan untuk proyek hasil kerjasama bilateral yang dinamai Hengam Petrochemical Company (HPC).

"Kita masih usahakan, karena resiko politik di Iran masih cukup tinggi. Kini kita coba untuk mencari pembiayaan yang paling kecil resikonya, kalau bisa berupa project financing," kata Menneg BUMN.

Dijelaskan, pihaknya sudah memberi mandat kepada HPC guna mencari sumber pembiayaan. Sofyan mengakui, potensi kemajuan dari proyek ini relatif besar. Hanya saja, faktor resiko politik di negeri tersebut sangat tinggi sehingga akan mempersulit upaya pencarian sumber dana. Mudah-mudahan bisa segera didapat," pungkasnya.