HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Produsen Jamin Stok Pupuk Aman

09 April 2010 Jakarta (ANTARA) - Kalangan BUMN produsen pupuk nasional menjamin ketersediaan pupuk hingga dua bulan ke depan sehingga petani tidak perlu kuatir.

General Manager Pemasaran PT Pusri di Jakarta, Kamis, mengatakan, untuk mencukupi ketersediaan sarana penyubur tanaman tersebut kalangan produsen telah melakukan "double stock" atau meningkatkan stok hingga dua kali lipat.

"Kami jamin ketersediaan pupuk hingga Juni mendatang tetap aman," katanya disela pengumuman kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di kantor Kementerian Pertanian.

Stok pupuk secara nasional berjumlah sekitar 6,5 juta ton, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 5,5 juta ton.

Sedangkan stok pupuk urea di lini III (tingkat kabupaten) saat ini berjumlah 699.663 ton dengan rincian dari Pusri 338.132 ton, Pupuk Kaltim 207.689 ton, Pupuk Kujang Cikampek 104.395 ton, Pupuk Iskandar Muda 7.847 ton, dan produksi Petrokimia Gresik sebesar 41.597 ton.

Adapun stok di pabrik berjumlah 142.401 ton dengan rincian Pusri 83.111 ton, Pupuk Kaltim 83.111 ton, Pupuk Kujang Cikampek 3.662 ton, dan Petrokimia Gresik sebesar 18.074 ton.

Di unit pengantongan, lanjutnya, juga masih tersedia stok pupuk urea sebanyak 28.555 ton yang tersebar di Semarang dan Cilacap Jawa Tengah, Belawan Sumatera Utara, serta Surabaya dan Banyuwangi Jawa Timur.

Selain adanya peningkatan stok pupuk hingga dua kali lipat, tambahnya, penyerapan pupuk di tingkat petani pada tahun ini juga rendah sehingga masih ada pupuk di gudang pabrik.

Menurut dia, pada tahun ini penyerapan pupuk selama Januari hingga Maret hanya mencapai 80 persen atau sekitar 1,1 juta ton dari target yang ditetapkan 1,5 juta ton.

Romli juga menyatakan, peningkatan penggunaan pupuk berimbang atau NPK di kalangan petani juga berpengaruh pada penurunan pemakaian pupuk urea sehingga terjadi penurunan penyerapan.