HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PPD Pusri Ingatkan Distributor

27 Agustus 2010 PALEMBANG - Area Manajer Pusri Pemasaran Daerah (PPD) Sumsel, Masriza kembali mengingatkan distributor pupuk Urea Bersubsidi untuk memperhatikan aturan dalam penyaluran pupuk bersubsidi menyongsong musim tanam Oktober - Maret mendatang.

Hal itu disampaikan Masriza dalam acara Buka Bersama Mitra dan Penyerahan Santunan Bagi panti Asuhan di kantor PPD Sumsel, Kamis (26/8).

Selain mengingatkan distributor, Masriza juga berharap agar instansi terkait di setiap kabupaten atau kota hendaknya dapat mempersiapkan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) guna memperlancar proses penebusan pupuk urea di gudang-gudang PT Pusri.

“Stok saat ini melimpah lebih kurang 35.918 ton. Gudang-gudang penuh, jadi tidak ada masalah soal ketersedian pupuk. Tinggal kita harapkan setiap daerah mempersiapkan RDKK masing-masing,” kata Masriza.

Dijelaskan, penyaluran urea bersubsidi di Sumsel melalui 103 distributor, rata-rata 18 ribu ton per bulan.

“Penyerapan Januari - 24 Agustus mencapai 104.916 ton atau 84 persen dari rencana sebesar 124 ribu ton. “Atau kurang lebih hampir 50 persen dari rencana penyaluran setahun sebesar 230 ribu ton,”ujarnya.

Menurut Masriza, penyerapan pupuk akan meningkat pada awal oktober nanti, karena petani mulai memasuki musim tanam.

Sedangkan masalah HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah Rp 1600/kg, menurutnya, tidak mempengaruhi permintaan petani terhadap pupuk.

Sementara itu, Masriza menjelaskan pula, seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam bulan Ramadan tahun ini PPD Sumsel juga menyalurkan bantuan untuk panti asuhan berupa uang dan natura.

“Tahun ini kita membantu panti aasuhan Siti Fatimah, Hakiki, AlSafa dan YPAC Dhramakarya,” katanya.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PPD Sumsel kepada mereka yang tidak mampu di dalam bulan suci ramadan. (az)