HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Petani Bisa Manfaatkan GP3K

25 Juli 2011 Kabupaten OKU Timur dipastikan menyerap alokasi bantuan terbesar dari Kementerian BUMN dalam Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K). Apalagi OKU Timur telah mempersiapkan 13.000 hektare lahan pesawahan siap tanam.

"Bantuan yang dialokasikan Kementerian BUMN hyanya seluas 15.000 hektare lahan sawah untuk seluruh wilayah di Sumsel dan Lampung. Namun karena OKUT telah mempersiapkan lebih dari 13.000 hektare sawah siap tanam, maka alokasi GP3K kemungkinan sebagian besar akan diserap OKUT selain Provinsi Lampung," kata Direktur Utama (Dirut) PT Pusri Palembang, Eko Sunarko, Kamis (21/7).

Eko menegaskan hal itu saat menghadiri kegiatan tanam perdana dalam program GP3K oleh PT pusri di Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur. Dirut PT Pusri Palembang berharap, program ini dapat lebih mensejahterakan petani. "Kita juga berharap agar surplus beras semakin meningkat," ujarnya.

Sistem yang digunakan dalam GP3K kata eko, adalah pinjaman langsung yang diberikan kepada petani melalui kelompok tani dengan jumlah pinjaman sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk pembayaran menunggu masa panen (Yarnen).

"Kita tidak mematok jumlah pinjaman kepada petani. Selagi petani membutuhkan, merek abisa mengambil di beberapa lokasi yang sudah disediakan," kata Eko seraya menyebutkan, OKUT merupakan wilayah ketiga untuk melaksanakan program GP3K setelah dua wilayah lainnya di Indonesia.

Dikesempatan ini Bupati OKU Timur Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada PT Pusri Palembang yang peduli terhadap kesejahteraan petani. Dia berharap program itu dapat memberikan kemudahan masyarakat dalam meningkatkan produksi tanam. (mg3)