HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Gudang Pusri Dipenuhi 188 ton Pupuk Subsidi

08 Oktober 2018
KOTA BINTUHAN – Memasuki musim tanam padi awal Oktober hingga Desember 2018, petani di Kaur mulai menggarap ladangnya masing-masing. Baik lahan tadah hujan atau irigasi. Tentunya petani mulai butuh pupuk subsidi, terutama urea. Kepala Gudang Penyangga PT Pusri Kaur, Rian Karyadi mengatakan petani tidak perlu khawatir. Kini gudang mereka penuh dengan pupuk dan jumlahnya mencapai 188 ton lebih.

“Kini stok pupuk urea kita full. Akan kita salurkan ke distributor untuk dibagikan ke petani. Stok akan kita tambah, jika pupuk di gudang sudah 50 persen atau lebih tersalurkan,” kata Rian.

Kadis Pertanian Nasrul Rahman, S.Hut, M.Si telah mewanti-wanti distributor dan pengecer pupuk untuk menyalurkannya sesuai aturan. Musim tanam kali ini, distributor dan pengecer diminta mengutamakan petani sawah dibanding petani sawit dan sebagainya.

Dispertan juga tidak akan melindungi jika ada distributor dan pengecer nakal menjual pupuk diluar aturan dan tidak sesuai HET yaitu Rp 90 ribu per sak. Apa lagi pendistribusian pupuk ke tingkat petani dikawal ketat Polres Kaur.

“Kita sudah tegaskan musim tanam, utamakan penyaluran pupuk urea ke petani sawah. Salurkan pupuk sesuai aturan, kita tidak bertanggungjawab jika ada pihak yang bermain dan tertangkap,” tegas Nasrul.

Khusus wilayah eks Kaur Utara, sebagian sudah mulai menanam padi, termasuk Kaur Tengah dan sekitar irigasi. Sementara lahan tadah hujan di Tanjung Kemuning, Tetap dan Kaur Selatan masih menyiapkan lahan. Kendati intensitas hujan yang turun masih kurang dan belum bisa diharapkan petani tadah hujan. Namun sebagian lahan sudah siap dan dibersihkan petani.(cik)


http://harianrakyatbengkulu.com/ver3/2018/10/08/gudang-pusri-dipenuhi-188-ton-pupuk-subsidi/