HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Dunia Usaha Harus Peduli Lingkungan

04 Oktober 2012 PERUSAHAAN-PERUSAHAAN di Indonesia harus semakin peduli pada lingkungan. Caranya dengan berpedoman pada prinsip Triple P dalam melakukan kegiatan usaha. Triple P yang dimaksud itu masing-masing profit, people, dan planet.

Dalam melakukan kegiatan usaha, perusahaan dituntut untuk mendapatkan profit, namun tanpa merupakan manusia dan planet sehingga tiga kekuatan ini akan menjadikan perusahaan tersebut memperoleh komitmen kuat dari masyarakat sekitar perusahaan itu berada. Salah satu yang diharapkan menjadi pelopornya adalah BUMN seperti PT.Pupuk Sriwijaya (PT.PUSRI).

“PT.PUSRI diharapkan menjadi satu dari banyak perusahaan yang memiliki komitmen kuat dengan masyarakat sekitarnya, “kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya di Palembang, selasa (2/10) usai penandatangan prastasi pembangunan penangkaran burung, penanaman pohon dan pengukuran gas emisi buang kendaran PT. Pusri Palembang.

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya mengatakan aspek sosial dan lingkungan harus dimasukan dalam setiap kegiatan perusahaan, terlebih isu dan persoalan serius dunia saat ini berkaitan dengan “ Ekonomi Hijau”.

Dia berharap apa yang dilakukan oleh generasi saat ini, jangan sampai membuat sengsara generasi Ke depan. “Saya memberi apresiasi terhadap apa yang dilakukan PT. Pusri. Semoga juga perusahaan ini akan memperoleh strong commitment dari masyarakat sekitarnya karena perhatiannya pada lingkungan, “Kata Menteri.

Serangkai dengan upayah meningkatkan kepudilan lingkungan itulah PT. Pusri lantas memutuskan membangun tempat penangkaran burung, yang berlokasi di area kompleks perumahan ini yang berada di daerah Sungai Selayur Palembang.

Pembangunan tempat penangkaran burung menurut Direktur Utama PT. Pusri Musthafa, sebagai bentuk kepedulian perusahaan ini terhadap burung-burung yang hidup di local Palembang.

Pusri katanya mencoba melakukang penangkaran karena selama ini belum ada yang peduli terhadap satwa ini. “Nanti jika burungnya sudah beranak pihak akan kami lepas. Karena selama ini diluar burung-burung ini di buruh,” kata Musthafa.

Pembangunan penangkaran burung bersebelah dengan penangkaran rusa. Beberapa jenis burung yang akan di tangkarkan diantaranya: kutilang, titiran, tekukur, jalak dan merpati. Tempat penangkaran yang berada di kompleks PT. Pusri Palembang ini dibangun sebagai bentuk kepedulian terhadap pelastrian lingkungan.

Hingga saat ini kata Dirut PT. Pusri Palembang penanaman pohon atau penghijauan yang dialukan di kompleks PT. Pusri Palembang sudah lebih dari 15 ribu pohon untuk penambahan/ peremajan, sehingga dapat menyerap lebih banyak gas rumah kaca (CO2), dari perhitungan berbagai sumber data perkiranaan lebih dari 85 ribu ton CO2 yang diserap setiap tahunnya. Target penanaman pohon PT. Pusri sebanyak 10.000 pohon.