HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Donggi & Tangguh Pasok Gas Pupuk Pusri

29 Januari 2010 VIVAnews - PT Pusri (Persero) akan membangun tiga pabrik pupuk baru, yakni Pusri II B, Pusri III B, dan Pusri IV B.

Ketersediaan pasokan gas bagi tiga pabrik tersebut diperkirakan akan disuplai dari Donggi-Senoro dan Tangguh.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo menjanjikan adanya pasokan gas dari dua lapangan tersebut untuk pabrik baru Pusri.

"Salah satu pabrik akan dapat gas dari Donggi-Senoro, sementara sisanya yang dua pabrik dari Tangguh," kata Evita saat Workshop Revitalisasi Industri Pupuk di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis, 21 Januari 2010.

Meski demikian, Evita menambahkan, belum ada keputusan kepastian pasokan gas ini. "Ini di tangan petinggi-petinggi kita," ujarnya.

Dengan adanya pasokan gas dua lapangan tersebut, diperkirakan pabrik pupuk Pusri akan beroperasi tak jauh dari lokasi lapangan.

Padahal, menurut Direktur Utama PT Pusri (Persero) Dadang Heru Kodri, pihaknya berencana membangun ketiga pabrik tersebut di Palembang.

"Tadi dikatakan bu Evita, pabrik pupuk harus mendekati sumber gas," kata Dadang.

Sepanjang lokasi baru tersebut feasibel, dia menambahkan, Pusri akan dengan senang hati memindahkan lokasi pabriknya.

Bahkan, dirinya cukup tertarik untuk membangun pabrik pupuk tak jauh dari Blok Masela, dengan harga 3,2 dollar per MMBTU.

Namun, dia menambahkan, tawaran harga gas Donggi-Senoro masih terhitung tinggi.

"Kami mintanya 4,5 dollar tapi tawaran terakhir Senoro maunya 5,6 dollar. Itupun tergantung harga internasional," katanya.

Lebih lanjut Evita menjelaskan, hingga tahun 2025, sudah ada alokasi untuk semua kebutuhan pabrik pupuk.

"Masalahnya sekarang itu harga, tapi bisa dibicarakan. Sumbernya sudah jelas, sehingga rencana revitalisasi bisa dipenuhi," ujar Evita.