HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

DIrut Pusri Panen di OKU Timur

13 Oktober 2011 OKU TIMUR, SRIPO

Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Eko Sunarko bersama Bupati OKU Timur H Herman Deru, Rabu (12/10) menggelar panen perdana padi sawah yang masuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K).

Dalam acara panen raya perdana yang berlangsung di Desa Sidumulyo, Kec. Belitang  Kab. Ogan Komering Ulu (OKU) Timur ini juga hadir Dirut PT Pusri Holding, Arifin Tasrif dan perwakilan Kementerian BUMN.

Eko Sunarko Dirut PT Pusri Palembang menjelaskan, panen raya program GP3K perdana ini meliputi persawahan seluas 620 hektare, yang penanamannya pada bulan Juli lalu.

Lahan yang masuk program GP3K tersebut, merupakan milik petani yang diolah sendiri, namun diawasi langsung tim dari Pusri dan dinas serta instansi terkait.

Eko menambahkan, produksi gabah dari padi variaties mikonga dan ciherang yang merupakan benih unggul bersertifikasi ini mencapai 8 hingga 10 ton per hektare. Disebutkan setiap hektare tanaman padi ini mendapat pemupukan berupa NPK 250 kilogram dan Urea 200 kilogram.

"Pusri Palembang dipercaya melaksanakan program GP3K di Sumatera Selatan dan Lampung dengan luas sawah 22.024 hektare," jelasnya, seraya mengungkapkan realisasi program GP3K di Sumatera Selatan mencapai 8.182 hektare. Dan Lampung 3.291 hektare.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut PT Pusri Holding, Arifin Tasrif mengatakan program GP3K adalah langkah pemerintah meningkatkan partisipasi BUMN, untuk mendorong produksi beras menjadi 10 juta ton dari 5 ton.

"Dengan ini Pusri Holding diminta melaksanakan program GP3K secara nasional sampai 100 ribu hektare dari total 570 ribu hektare pada tahun 2011," katanya.

Sementara H Herman Deru Bupati OKU Timur mengatakan, OKU Timur sebagai salah satu lumbung padi nasional produksi gabah yang terus meningkat. Misalnya, di tahun 2011 ditargetkan produksi gabah kering giling 758 ribu ton. Meningkat 100 ribu ton dari produk tahun sebelumnya yang hanya 650 ribu ton.

"Dengan Pencapaian kini, optimistis target produksi gabah kering tercapai karena penanaman padi di daerah tersebut juga terus meningkat. Terlebih dengan dilaksanakannya program GP3K mampu mendorong percepatan dan peningkatan produksi padi," pungkasnya. (mg17)