HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Direksi Pusri Prioritaskan Bangun Pabrik NPK di TAA

27 September 2012 Palembang, BP

Dirut PT Pusri Palembang, Mustofa, yang baru memegang jabatan tersebut, memastikan soal pilihan lokasi pembangunan pabrik NPK, ketika bertemu dengan Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo dan sejumlah ketua komisi, Rabu (26/9) di DPRD Sumsel.

“Di Lampung itu baru pilihan, alternatif tetap di TAA,” kata Mustofa kepada Wasista. Kunjungan jajaran direksi PT Pusri Palembang ke DPRD Sumsel sebagai langkah perkenalan jajaran direksi baru. Rombongan sambut Wasista Bambang Utoyo. “Tadi kita bahas masalah pupuk, kantong pupuk tidak ada cap Pusri lagi, dan pengembangan kemdepan. Pusri itu sampai 2018 ada kontrak gas, setelah 2018 entah, jadi kita bersama angkat Pusri mencarikan solusi cadangan gas. Ini ironis, gas kita banyak tapi pergi ke Singapura dan Jawa, untuk kebutuhan Sumsel tidak terpenuhi,” kata Wasista usai pertemuan.

Menghadapi masalah ini menurut Wasista, harus diperjuangkan bersama-sama. Termasuk berusaha mencari sumber energi alternatif. ”Kebetulan saya dengan Pak Musthofa pernah pergi ke Cina, jadi ada batubara bisa dijadikan gas untuk memenuhi kebutuhan gas Pusri,” katanya.

Mengenai pembangunan pabrik NPK, Wasista menjelaskan, pernah mencuat kalau Pusri Palembang akan membangun pabrik pupuk NPK di Lampung. Hal itu langsung mendapat protes dari warga yang disampaikan ke DPRD Sumsel.

”Setelah dicek, ini wacana, tidak bisa disini ke Lampung dan ini baru masuk proses perencanaan jangka panjang,” kata Wasista.

Artinya, Sumsel harus menyiapkan infrastruktur di TAA agar pabrik pupuk NPK bisa dibangun disana. Karena itu, menurut Wasista, pihaknya minta agar akhir Desember nanti proses perizinan dari Kementrian Kehutanan terkait pengembangan kawasan TAA, harus sudah tuntas.

Terkait mutasi jabatan dijajaran Direksi PT Pusri Palembang, Musthofa menggantikan Eko Sunarko yang dipromosikan menjadi Dirut PT Pupuk Iskandar Muda. Kemudian, jabatan Direktur Komersial yang tadinya dijabat Hilman Taufik digantikan Bambang Lesmoko. Jabatan Direktur SDM dan Umum PT Pusri Palembang yang sebelumnya dijabat Irwansyah digantikan M Romli HM.

Pergantian juga terjadi di jajaran Dewan Komisaris PT Pusri Palembang. Anggota Dewan Komisaris Indra Jaya diganti Tossin Sutawikara yang sebelumnya Direktur Utama PT Pupuk Kujang.