HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Direksi Boleh Berganti, Program Tetap Jalan

27 Juli 2018
INDRALAYA – Direksi sebuah perusahaan boleh berganti, tapi program yang telah disepakati melalui Memorandum of Understanding (MoU) harus tetap berjalan. Hal ini ditegaskan Sekretaris Perusahaan dan Tata Kelola PT Pusri Palembang saat penutupan pelatihan kerajinan bambu dan budidaya ikan lele bersama santri di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya (PPI), kemarin (26/7).

Menurut Triana Rospita, sebelum dilaksanakan pelatihan kerajinan bambu dan budidaya ikan lele, telah dilakukan MoU antara direksi PT Pusri Palembang dengan PPI. MoU tersebut meliputi pengembangan kawasan terpadu bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lainnya. Untuk lahan, disediakan PPI seluas 41 hektare.
“Program yang kami laksanakan ini akan berkesinambungan. Pejabatnya di PT Pusri boleh berganti, tapi programnya harus tetap berjalan,” tegas Triana Rospita.

Terkait pelatihan kerajinan bambu dan budidaya ikan lele yang berlangsung 10 hari dan berakhir kemarin, lanjut dia, merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pusri Palembang. Tujuannya untuk pemberdayaan masyarakat sebagai usaha kreatif dan inovatif.

“Untuk pelatihan budidaya ikan lele, instruktur berasal dari Dinas Perikanan dengan total 10.000 bibit ikan lele yang ditebar dalam 8 kolam. Pelatihan ini untuk menambah wawasan para santri,” imbuhnya.

Sedangkan Mudir PPI, KH Mudrik Qori mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja sama antara PT Pusri dengan PPI. “Kami sangat berharap kegiatan ini akan terus berkesinambungan. Serumpun bambu sejuta berkah,” tambahnya. Hadir dalam acara tersebut, General Manager (GM) Operasi PT Pusri, Rachmat Hamdani, Manager TK & MR, Marvin, Manager PKBL, Heri Suharsono, Manager Humas Hernawan, L Sjamsudin, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OI, H Tarmuji SP. (sid/ce3)