HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

Pusri Salurkan Pinjaman Modal Kepada Mitra Binaan Se-Sumsel

01 Juni 2010 PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) melalui Departemen Kemitraan Usaha Kecil & Bina Lingkungan (KUK & BL) menyalurkan pinjaman modal kepada 55 mitra binaan se-Sumsel. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pusri untuk terus mengembangkan pemberdayaan dan pembinaan ekonomi masyarakat melalui program penyaluran pinjaman modal dan hibah (pembiayaan) kepada mitra binaan.

Bertempat di Auditorium Musi Diklat Pusri (31/5), penyaluran pinjaman modal secara simbolis kepada mitra binaan yang berasal dari berbagai daerah di Sumsel disaksikan langsung oleh General Manajer Umum, Bambang Subiyanto, Manajer KUK & BL, Fahrurozy Bey dan Manajer Humas, M. Zain Ismed. Mitra Binaan yang mendapatkan pinjaman modal berasal dari Kabupaten Musi Rawas sebanyak 10 mitra binaan, Lahat sebanyak 7 mitra binaan, Banyuasin 6 mitra binaan, Pagaralam sebanyak 11 mitra binaan, Ogan Ilir sebanyak 1 mitra binaan dan sisanya berasal dari Palembang.

Penyaluran pinjaman modal untuk triwulan II tahun 2010 ini juga diberikan dalam bentuk mesin penggilingan padi (rice milling unit) double pass sebanyak 15 unit untuk kelompok tani di Banyuasin, Musi Rawas dan Ogan Ilir. Total dana yang akan dikeluarkan untuk bantuan pinjaman modal bagi 55 mitra binaan sebesar Rp 1,852 M, sedangkan hibah yang diberikan berupa bimbingan peningkatan kemampuan manajerial, pengawasan, penggunaan teknologi yang pada gilirannya akan menjadikan perusahaan yang mandiri dan memiliki added value bagi perkembangan usaha mereka. Penyaluran bantuan triwulan I tahun 2010 (Januari-Maret) sebesar Rp 2,392 M telah direalisasikan melalui penyaluran dana kemitraan untuk 2 propinsi, yaitu Sumsel dan DI Yogyakarta dan khusus untuk propinsi Sumsel telah tersalurkan bagi 41 mitra binaan dengan pinjaman modal sebesar Rp 1,418 M.

Menurut Bambang Subiyanto, program ini bertujuan membantu pengusaha kecil untuk semakin mengembangkan usahanya dan menjadi pengusaha menengah keatas. Bambang juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengusaha kecil yang menerima bantuan pinjaman modal. “ Harapan kami agar pinjaman modal ini dapat dipergunakan untuk mengembangkan usaha Bapak dan Ibu, kami mohon doanya supaya Pusri semakin maju, karena dengan laba perusahaanlah kami dapat terus menyalurkan bantuan kepada mitra binaan,” ujar Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Bambang menjelaskan bahwa Pusri sangat transparan dalam mengelola dana Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Sesuai dengan Permen BUMN No.5/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan BUMN, Usaha Kecil & Program Bina Lingkungan, bunga yang harus dibayarkan oleh mitra binaan sebesar 6% dengan jangka waktu pinjaman selama 24 bulan. Pusri membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin menjadi mitra binaan Pusri dengan syarat telah melakukan kegiatan usaha minimal 1 tahun, memiliki kekayaan usaha tidak lebih dari Rp 200 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan) dengan hasil penjualan dalam setahun kurang dari Rp 1 M serta tidak dalam masa binaan BUMN pembina lainnya.

Pusri terus berupaya membantu pemerintah untuk menggerakkan perekonomian nasional. Sejak tahun 1991 Pusri telah memberikan bantuan dan bimbingan untuk mitra binaan dengan nama Program Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) dan pada tahun 1993 berganti nama dengan PKBL. Program ini telah banyak membantu pengusaha kecil untuk meningkatkan usahanya dengan jumlah mitra binaan Pusri hingga Maret 2010 sebanyak 8.021 mitra binaan. (Humas)