HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

Pusri Palembang Gelar Tanam Perdana GP3K

25 Juli 2011 PT Pusri Palembang menggelar aksi tanam perdana program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan (21/7). Kegiatan ini merupakan program Kementerian BUMN untuk mendukung pencapaian surplus pangan nasional. Acara dihadiri oleh Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Sumsel Nely Rasdiana, Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Primer I bpk. Rachmat Slamet, Bupati OKU Timur Herman Deru, Direksi PT Pusri (Persero), Direktur Utama PT Pusri Palembang Eko Sunarko, Ketua KTNA Sumsel, Bulog divre Sumsel, para distributor dan pengecer resmi pupuk pusri.

Direktur Utama PT Pusri Palembang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian BUMN menugaskan kepada PT Pusri Palembang untuk melaksanakan program GP3K di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung di areal seluas 15000 hektare. Di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, lahan yang siap ditanam sekitar 9300 hektar, yang terbagi dalam 3 waktu tanam. Pada bulan Juli sebanyak 620 hektar lahan siap ditanami. Dilanjutkan pada bulan Agustus seluas 1000 hektar, dan di bulan September seluas 7380 hektar. Sedangkan untuk wilayah lampung, rata-rata lahan siap ditanam pada bulan November, dengan luas lahan 5670 hektar.

Gubernur Sumsel dalam sambutannya yang dibacakan oleh kadis Pertanian Nely Rasdiana sepenuhnya mendukung gerakan ini untuk meningkatkan produktivitas padi di sumsel. Pada tahun 2009, produksi padi sumsel sebanyak 3jt ton. Tahun 2010 meningkat 4,71%. Thn 2011 ditargetkan 3,5jt ton. Kebutuhan pertahunnya adalah 937 juta kg beras. Jadi tahun 2010 surplus 1,1jt ton.

Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Primer I Rachmat Slamet dalam sambutannya menekankan bahwa program GP3K ini dilakukan untuk mendukung pencapaian surplus pangan nasional serta mengoptimalkan perusahaan BUMN pangan sesuai dengan peran dan fungsinya. Disamping itu program ini sekaligus memperkenalkan sistem korporasi bagi petani.

Pada kesempatan tersebut, Bupati OKU Timur Herman Deru menegaskan bahwa kabupaten OKU Timur yang merupakan daerah pertanian, berkomitmen penuh untuk mempertahankan keberadaan lahan persawahan yang ada. Melalui program GP3K ini, Bupati secara khusus berterima kasih kepada Dirut PT Pusri Palembang atas perhatiannya kepada para petani yang ada di OKU Timur. Selain itu juga meminta support pusri agar pasokan pupuk diberikan sesuai kebutuhan. Hal ini merupakan upaya peningkatan produktivitas hasil pertanian.

Program GP3K dilaksanakan dengan menggunakan dana pkbl (program kemitraan dan bina lingkungan) PT Pusri Palembang. Dana pklb ini disalurkan melalui pengecer pupuk resmi di kabupaten OKU Timur, selanjutnya para pengever menyalurkan dana tersebut dalam bentuk sarana produksi kepada para kelompok tani. Selanjutnya para petani ini akan menerima pinjaman dalam bentuk natura senilai HET pupuk dengan sistem Yarnen.

"Kita berharap program GP3K ini dapat berjalan lancar sesuai rencana khususnya di propinsi Sumatera Selatan, sehingga propinsi ini sapat menjadi salah satu lumbung pangan nasional", ujar Dirut Pusri sesaat sebelum menutup sambutannya.