HALO PUSRI 0800-12-000-11
Mass Media

Puas Dapat Perak dan Perunggu

November 13 ,2014

PALEMBANG - Sumsel berhasil meraih satu perak dan satu perunggu dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju  Elite 2014 di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 2-10 November.

Medali perak dipersembahkan petinju putri kelas 60 kg, Sonya Karubaba, sedangkan perunggu lahir dari tangan Lemige Gambo (kelas 57 kg putri). Kedua petinju wanita tersebut merupakan produk Sasana Tinju Pusri (STP).


Menurut Polsen Gabriel, pelatih tinju Sumsel, pada partai final Sonya dikanvaskan petinju Papua Barat, Juliana Sanadi dengan predikat knockout (KO) pada ronde ketiga. Juliana merupakan petinju andalan Indonesia dan tiga tahun terakhir selalu juara dalam kejurnas.


Sementara lanjut Polsen, Lemige dapat perunggu bersama setelah di semifinal kalah angka atas algoco DKI Jakarta, Veronika. “Veronika sendiri merupakan atlet SEA Games. Saya masih bisa memaklumi hasil ini,” kata mantan petinju profesional asal Sumsel ini.


Selain Sonya dan Lemiga, Sumsel juga kirim dua petarung putra, Niko Dakosta (kelas 49 kg putra) dan Rois (kelas 46 kg). Namun sayang kedua petinju putra itu justru tumbang pada babak penyisihan. Niko kalah angka dari petinju Bali, Kornelis. Sedangkan Rois nyerah secara technical knockout (TKO) pada ronde ketiga atas petinju Bali, Valentinus Nahab.


“Sebenarnya Rois justru memimpin angka pada tiga ronde awal. Tapi karena alami pecah pelipis maka pertarungan dihentikan dan lawan yang juga petinju SEA Games dinyatakan menang,” kata dia.


Di sisi lain Sulfa Ganie, ketua Sasana Tinju Pusri, mengaku bangga atas pencapaian para petinjunya. “Ya, saya kira prestasi sudah sangat bagus. Mengingat mereka mengikuti kejuaraan berkelas dan mampu mempersembahkan perak dan perunggu,” kata Sulfa, sapaan akrabnya.


Ia menambahkan, sebanyak 179 atlet tinju dari 29 provinsi se-Indonesia ambil bagian dalam Kejurnas Tinju Elite Man and Women yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi Makassar  itu.  “Petinju lain gelar training center (TC) selama tiga bulan. Nah kita tidak ada TC sama sekali dan persiapan secara intensif hanya dua minggu, Jelas kita sangat puas dengan hasil itu,” tambah dia. Ke depan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Persita) Sumsel dapat undangan untuk ikuti Gubernur Cup (Jambi). 26 November. (ion/ce2).