HALO PUSRI 0800-12-000-11
Mass Media

HD INGIN PUSRI TETAP JADI KEBANGGAN SUMSEL

January 22 ,2019

PALEMBANG, TRIBUN - Meski sudah berstatus holding, Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta PT Pupuk sriwidjaja (Pusri) tetap menjadi perusahaan pupuk yang membanggakan masyarakat Sumsel. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran Direksi PT Pusri di ruang tamu Gubernur, Selasa (22/1) siang.

 

Diceritakannya, dulu sebelum holding, semua orang bangga jika bekerja bahkan tinggal di sekitar pabrik Pusri. Namun kini kondisinya sangat berubah. Ia menilai kini penampilan Pusri sangat tak terurus, seperti pekarangan kantor Pusri yang miring termasuk juga kondisi gudang-gudangnya yang hampir mati suri di Sumsel.

 

Pusri ini dulu kebanggan masyarakat, ada dalam hati mereka. Mereka tak paham kalau sekarang kondisinya berbeda, informasi ini yang belum sampai sepenuhnya ke masyarakat. Tapi bagaimanapun jangan sampai ini mengurangi kebanggan masyarakat,” jelas.

 

Dulu lanjut Herman Deru, nama Pusri sangat tenar sehingga orang berlomba-lomba bekerja di perusahaan pupuk tersebut karena memiliki kebanggan tersendiri. Demikian juga kantor nya yang demikian indah dan sejuk, selalu menarik perhatian siapa pun yang melintas.

 

Harapan saya meskipun telah menjadi bagian dari sebuah holding tidak mengurangi kebanggan masyarakat. Walaupun sekarang sudah tidak memutuskan sendiri,” tambahnya.

 

Selain soal penampilan, ia juga berpersan agar Pusri tetap memperhatikan lingkungan. Bahkan dengan serius meminta PT Pusri mau di pindahkan jika memang nanti KEK TAA jadi beroprasional. Kepada Pusri, Herman Deru juga menitipkan amanah untuk bersama-sama mensupport Sumsel mengembalikan diri sebagai daerah lumbung pangan.

 

Intinya terserah Pusri mau inovasi apa saja, asalkan Pusri tetap bisa menjadi perusahaan yang membanggakan,” ucapnya.

 

Sementara itu Direktur Utama PT Pusri Palembang, Mulyono Prawiro berterima kasih sudah diterima audiensi dan diberikan kesempatan berdiskusi demi kemajuan Pusri ke depan.

 

Mengenai penilaian yang diungkapkan Gubernur Sumsel diakuinya memang ada benarnya. Karena kebanggan yang lama sehingga lambat mengembangkan. Namun di tahun ini dikatakannya Pusri siap tancap gas produksi yang di dukung oleh proyek 2B yang sudah selesai mudahan ditambah ada 2 pabrik lagi yang diperbarui. (Rel)



Sumber : Tribun Sumsel