HALO PUSRI 0800-12-000-11
Mass Media

Cegah Meluasnya Demam Berdarah, PT Pusri Asapi 2 Kecamatan di Palembang

March 11 ,2019
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah, PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) melakukan fogging/pengasapan di 2 kecamatan di Kota Palembang.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan mulai Senin (11/3/2019) ini menargetkan 15.450 rumah untuk diasapi.

Menurut Manajer Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pusri Heri Suharsono, rumah-rumah tersebut terletak di 8 Kelurahan yang ada di lingkup Kecamatan Ilir Timur 2 dan Kalidoni.

Kegiatan tersebut akan menjadi kegiatan tahunan yang dilakukan oleh PT Pusri kepada masyarakat.

"Ini dilaksanakan 2 kali. Dalam 1 minggu dan minggu depan refogging lagi untuk memberantas vektor hewan pembawa penyakit Demam Berdarah," ujar Heri saat launching Fooging Demam Berdarah Bantuan PT Pusri.

Ia mengatakan, kondisi geografis Palembang yang masih banyak rawa memungkinkan nyamuk pembawa penyakit tersebut berkembang biak.

Untuk itulah, PT Pusri dan dibantu masyarakat sekitar membawa 5 alat fogging untuk bergerilya mencegah nyamuk tersebut berkembang biak.

"Hari ini baru seremoni dimulai, dan dilakukan serentak. Bergilir terus 1 bulan sampai selesai di 2 kecamatan," ungkapnya.

Ia berharap pihaknya dapat membantu pemerintah untuk membuat masyarakat terhindar dari penyakit tersebut, sehingga masyarakat bisa terhindar dari penyakit.

"Jadi mugkin pemerintah ga bisa melingkupi semuanya, setidaknya kita bisa membantu di lingkungan Pusri," jelasnya.

Sementara itu, Lurah Sei Selayur, Arsun Sahadi mengatakan, pihaknya antusias dengan kegiatan fogging yang dilaksanakan oleh PT Pusri tersebut.

Sebab, dalam kurun satu tahun terakhir masyarakatnya ada yang terkena penyakit Demam Berdarah.

"Sebelum ini ada di RT 18, di 1 rumah ada 2 anggota keluarganya yang terkena," ucap Arsundi waktu yang sama.

Tentunya, ia berharap masyarakat dapat meningkat kesadarannya untuk menjaga lingkungan.

Terlebih lagi, saat ini tengah memasuki musim kemarau pasca musim hujan, yang membuat banyak sekali nyamuk penyebab Demam Berdarah berkembang-biak.

"Kita mengharapkan kesadaran masyarakat, bergotong royong membersihkan selokan," jelasnya.