HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

Pusri Jamin Stok Pupuk Aman

July 18 ,2016

PALEMBANG, SRIPO-PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang memastikan stok pupuk akan tetap aman. Meskipun diakui pada musim tanam kali ini terjadi pergeseran waktu. Hal tersebut berimbas pada penyerapan pupuk yang tidak optimal.

“Pengaruhnya memang ada cuma tak terlalu signifikan. Sejauh ini stok pupuk masih aman dan permintaan dari Dinas Pertanian pun juga masih bisa kita penuhi, ujar Sulfa Ganie, Manager Humas Pusri, saat ditemui disela-sela acara Halal bi Halal di Gedung Serba Guna Pusri, Jumat (15/7). Sulfa juga mengatakan, berdasarkan data laporan harian penjualan dan stok pupuk urea per 14 Juli 2016, untuk wilayah Sumatera Selatan dari rencana (SK Mentan) berjumlah 64.730 Ton kini realisasinya telah mencapai 51.358,85 Ton.

Dari 1 Januari hingga 14 Juli ini, realisasinya sudah mencapai 79 persen. Sedangkan untuk produksi urea per Juni berjumlah 138.353 dari RKAP 2016 berjumlah 207.400 Ton, presentasenya sekitar 66,7 persen,” jelasnya.

Sementara itu, masih dalam acara Halal Bi Halal yang dihadiri para karyawan PT Pusri dan anak perusahaan PT Pusri, Mulyono Prawiro, Direktur Utama Pusri dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturrahmi dan juga menjadi momentum untuk saling memaafkan.

Dimana terkadang terjadi kekhilafan dalam pergaulan sehari-hari. Guna memaknai momentum tersebut, pihak PT Pusri juga mengundang Ustad Solihin Hasibuan untuk menyampaikan tausiyah pada para tamu yang hadir.

Dukung Perluasan Sawah

Pada bagian lain, PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan siap mendukung program pemerintah dalam perluasan lahan sawah. Hal itu sejalan dengan misi Kementrian Pertanian untuk mendorong swasembada pangan.

Direktur utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung program tersebut. Dalam hal ini perseroan sudah melakukan Pengamanan Stok pupuk di gudang lini III di seluruh Indonesia, strategi distribusi untuk menjangkau daerah terpencil, hingga fasilitas layanan Call Center bagi pelanggan.

Untuk kelancaran proses pendistribusian, Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait khususnya untuk melakukan perhitungan kebutuhan pupuk" ,ujar Aas di Jakarta, Minggu (17/7). Pupuk Indonesia didukung dengan armada truk juga melayani pendistribusian ke seluruh Indonesia.

 Serta memiliki 561 gudang yang mampu menampung kebutuhan di daerah-daerah. Sedangkan untuk pemasarannya, saat ini Pupuk Indonesia memiliki 40.304 kios resmi di seluruh Indonesia. Kios ini diharuskan untuk menyediakan semua pupuk bersubsidi seperti Urea, NPK, SP-36, ZA dan organik.Sehingga pendistribusian pupuk bersubsidi ini bisa memenuhi kaidah 6 tepat yaitu tepat waktu, jenis, lokasi, jumlah, mutu dan harga, “ jelas Aas.

 Aas menambahkan untuk menjamin ketersediaan pupuk, perseroan juga melakukan berbagai upaya untuk memperlancar proses produksi. Dalam hal ini meningkatkan kehandalan da efisiensi pabrik.Kami juga melakukan revitalisasi atas beberapa pabrik yang sudah tidak efisien dan ekonomis, “ kata Aas.